PENGARUH VARIASI POLIMER HPMC DAN CMC-NA TERHADAP KARAKTERISTIK DAN UJI IN VITRO TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK DAUN KELAKAI (Stenochlaena palustris)

Anggita Mira Azhari (2026) PENGARUH VARIASI POLIMER HPMC DAN CMC-NA TERHADAP KARAKTERISTIK DAN UJI IN VITRO TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK DAUN KELAKAI (Stenochlaena palustris). PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
SKRIPSI_ANGGITA MIRA AZHARI.pdf

Download (6MB)

Abstract

Latar Belakang: Anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berisiko meningkatkan komplikasi pada ibu dan janin. Rendahnya kepatuhan terhadap suplementasi zat besi oral dan efek samping gastrointestinal mendorong pengembangan sistem penghantaran alternatif. Daun kelakai (Stenochlaena palustris) merupakan sumber alami zat besi yang berpotensi dikembangkan sebagai Transdermal Drug Delivery System (TDDS) berbasis nanopartikel untuk meningkatkan penghantaran zat aktif melalui kulit. Tujuan: Menganalisis pengaruh variasi polimer HPMC dan CMC-Na terhadap karakteristik dan uji in vitro transdermal patch ekstrak daun kelakai (Stenochlaena palustris) Metode: Penelitian eksperimental dilakukan pada Desember 2025–Juni 2026 dengan memformulasikan empat formula patch menggunakan metode drug-in- adhesive. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi, Laboratorium Teknologi Farmasi, Laboratorium Farmakologi, serta Integrated Laboratory and Research Center (ILRC) Universitas Indonesia. Evaluasi sediaan meliputi organoleptis, pH, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat, kadar kelembapan, dan penetrasi in vitro menggunakan sel difusi Franz. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One-way ANOVA. Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan karakteristik fisik, dengan pH 4,93–6,19, ketebalan <1 mm, bobot seragam, ketahanan lipat baik, dan kadar kelembapan <10%. F1 menunjukkan kecepatan penetrasi tertinggi sebesar 0,826%, sedangkan F4 memiliki profil penetrasi paling baik dan stabil. Terdapat perbedaan penetrasi yang signifikan antarformula (p=0,010). Simpulan: Variasi kombinasi HPMC dan CMC-Na memengaruhi karakteristik fisik dan profil penetrasi patch. F4 ditetapkan sebagai formula optimum dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif sistem penghantaran zat besi untuk terapi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil. Kata kunci: anemia, HPMC, CMC-Na, nanopartikel, Stenochlaena palustris, transdermal patch

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: anemia; HPMC; CMC-Na; nanopartikel; Stenochlaena palustris; transdermal patch
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Anggita Mira Azhari
Tanggal Setoran: 23 Sep 2026 07:31
Last Modified: 23 Sep 2026 07:31
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4885

Actions (login required)

View Item View Item