Pengaruh Pemberian Nugget Kalakai Terhadap Berat Badan Balita Underweight Di Puskesmas Pekapuran Raya

Sindy Aprilledia (2026) Pengaruh Pemberian Nugget Kalakai Terhadap Berat Badan Balita Underweight Di Puskesmas Pekapuran Raya. PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
Skripsi_Sindy Aprilledia_11194862210153.pdf

Download (3MB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Nugget Kalakai Terhadap Berat Badan Balita Underweight Di Puskesmas Pekapuran Raya Sindy Aprilledia1*, Fitri Yuliana2, Hairiana Kusvitasari1, Desilestia Dwi Salmarini1 1 Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia 2Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia *E-mail: [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: Ketidakseimbangan antara zat gizi dengan kebutuhan tubuh akan menyebabkan underweight pada balita. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi balita underweight di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 17,4%, sedangkan di Kota Banjarmasin mencapai 19,1%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan balita underweight adalah melalui pemberian makanan tambahan bergizi, seperti nugget kalakai, yang mengandung zat besi, vitamin C, protein, asam folat dan beta karoten. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian nugget kalakai terhadap peningkatan berat badan balita underweight di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttetst design. Sampel penelitian berjumlah 15 balita Underweight yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan setelah pemberian nugget kalakai. Analisis data di lakukan secara univariat dan bivariat menggukan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 8 orang (53,3%) dan berusia 36–59 bulan sebanyak 9 orang (60%). Rata-rata berat badan balita sebelum pemberian nugget kalakai adalah 9,84 kg, sedangkan setelah pemberian meningkat menjadi 9,93 kg. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05), dan hasil uji Paired Sample T-Test, menunjukkan nilai p = 0,000 (p<0,05). Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah pemberian nugget kalakai pada balita underweight selama 14 hari. Pemberian nugget kalakai berpengaruh signifikan dalam meningkatkan berat badan balita underweight di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Kata Kunci: Balita, Nugget, Kalakai, Underweight

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Balita; Nugget; Kalakai; Underweight
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: sindy aprilledia
Tanggal Setoran: 09 Sep 2026 01:19
Last Modified: 09 Sep 2026 01:19
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4704

Actions (login required)

View Item View Item