PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT UNTUK KESEHATAN DI WILAYAH RIPARIAN DESA PAKU ALAM

Muhammad Awaluddin (2026) PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT UNTUK KESEHATAN DI WILAYAH RIPARIAN DESA PAKU ALAM. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2025.

[img] Text
SKRIPSI MUHAMMAD AWALUDDIN.pdf

Download (6MB)

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat di wilayah riparian masih memanfaatkan tumbuhan obat karena mudah diperoleh dan terbatasnya akses layanan kesehatan. Pemanfaatannya di Desa Paku Alam belum terdokumentasi secara ilmiah sehingga perlu diteliti. Tujuan: Mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat di wilayah riparian Desa Paku Alam, mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan, serta menganalisis nilai Use Value (UV) dan Fidelity Level (FL) dari setiap tumbuhan obat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yang melibatkan 87 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, Use Value (UV), dan Fidelity Level (FL). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan 9 jenis tumbuhan obat. Daun salam (Syzygium polyanthum) memiliki nilai Use Value (UV) tertinggi sebesar 0,276, diikuti kelor (Moringa oleifera) sebesar 0,218, kunyit (Curcuma longa syn. Curcuma domestica) dan gambir (Uncaria gambir) masing-masing 0,206, serta sereh (Cymbopogon citratus) sebesar 0,16. Nilai Fidelity Level (FL) 100% ditemukan pada jeruk nipis untuk batuk, temulawak untuk diare, dan jahe merah untuk nyeri otot. Daun salam memiliki FL 75% untuk hipertensi, sedangkan kelor 63% untuk asam urat. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (52,87%), dengan pengolahan dominan melalui perebusan (94,25%) dan penggunaan diminum (98,85%). Lama penggunaan terbanyak hingga sembuh (34,08%), tanpa efek samping yang dilaporkan. Pemanfaatan mencakup penyakit ringan, sedang, dan berat. Simpulan: Daun salam menunjukkan nilai Use Value (UV) tertinggi, sementara tiga jenis tumbuhan obat memiliki nilai Fidelity Level (FL) sebesar 100% pada indikasi penggunaannya.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: fidelity level, tumbuhan obat, use value, wilayah riparian
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Pengguna Penyetoran: Muhammad Awaluddin
Tanggal Setoran: 31 Aug 2026 07:20
Last Modified: 31 Aug 2026 07:20
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4601

Actions (login required)

View Item View Item