PENENTUAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK AKAR SALUANG BELUM (Luvunga sarmentosa) MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK DENGAN PELARUT ETANOL 50% DAN ETIL ASETAT

Selpi (2026) PENENTUAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK AKAR SALUANG BELUM (Luvunga sarmentosa) MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK DENGAN PELARUT ETANOL 50% DAN ETIL ASETAT. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
Skripsi_Selpi_11194762210760...pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Akar Saluang Belum (Luvunga sarmentosa) merupakan tanaman obat yang dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat Kalimantan dan diketahui mengandung flavonoid. Kandungan flavonoid dapat dipengaruhi oleh metode ekstraksi serta jenis pelarut yang digunakan. Penggunaan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut yang memiliki tingkat kepolaran berbeda diharapkan mampu memberikan hasil ekstraksi flavonoid yang optimal. Tujuan: Menentukan kadar flavonoid total ekstrak akar Luvunga sarmentosa hasil ekstraksi ultrasonik menggunakan pelarut etanol 50% dan etil asetat serta menganalisis perbedaan kadar flavonoid total yang dihasilkan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental laboratorik dengan rancangan intact group comparison. Simplisia akar Saluang Belum diekstraksi menggunakan metode ultrasonik dengan pelarut etanol 50% dan etil asetat. Identifikasi flavonoid dilakukan melalui uji Shinoda dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan kuersetin sebagai standar. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney pada taraf kepercayaan 95%. Hasil: Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kedua ekstrak positif mengandung flavonoid. Kadar flavonoid total ekstrak etanol 50% sebesar 2,443 ± 0,150 mgQE/g ekstrak, sedangkan ekstrak etil asetat sebesar 3,823 ± 0,081 mgQE/g ekstrak. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,043), sehingga ekstrak etil asetat menghasilkan kadar flavonoid total yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol 50%. Simpulan: Metode ekstraksi ultrasonik menggunakan pelarut etil asetat lebih efektif dibandingkan etanol 50% dalam mengekstraksi flavonoid total dari akar Luvunga sarmentosa. Perbedaan kepolaran pelarut berpengaruh signifikan terhadap kadar flavonoid total yang diperoleh Kata Kunci: akar saluang belum (Luvunga sarmentosa), etanol 50%, etil asetat, flavonoid total, ultrasonik

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: akar saluang belum (Luvunga sarmentosa); etanol 50%; etil asetat; flavonoid total; ultrasonik
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Selpi Selpi
Tanggal Setoran: 02 Sep 2026 03:03
Last Modified: 02 Sep 2026 03:03
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4593

Actions (login required)

View Item View Item