HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU DIET RENDAH GARAM PADA LANSIA SUKU BANJAR PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELUK TIRAM BANJARMASIN

Nur Hakidah Habibi (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU DIET RENDAH GARAM PADA LANSIA SUKU BANJAR PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELUK TIRAM BANJARMASIN. PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
SKRIPSI_NUR HAKIDAH HABIBI_11194562210448 2.pdf

Download (8MB)

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan mengenai diet rendah garam merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku diet pada penderita hipertensi. Namun, kenyataannya masih terdapat lansia yang memiliki pengetahuan dan perilaku diet rendah garam yang belum optimal. Kondisi tersebut menjadi tantangan pada lansia Suku Banjar penderita hipertensi karena masyarakat Suku Banjar memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan tradisional yang diolah melalui proses fermentasi dan penggaraman, seperti mandai, pakasam, wadi, dan ikan asin, sehingga berpotensi menghambat penerapan diet rendah garam. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan terhadap perilaku diet rendah garam pada lansia Suku Banjar penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional dengan 122 responden lansia Suku Banjar penderita hipertensi dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku diet rendah garam yang telah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji statistik Pearson Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan separuh responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik (50,8%) dan sebagian besar memiliki perilaku diet rendah garam yang kurang baik (76,2%). Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p- value 0,000 < 0,05, yang membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku diet rendah garam. Simpulan: Keterbatasan pengetahuan mengenai jenis makanan tinggi natrium berkaitan dengan belum optimalnya perilaku diet rendah garam pada lansia. Diperlukan edukasi kesehatan berkelanjutan berbasis kultural untuk meningkatkan pemahaman diet rendah garam. Kata Kunci: diet rendah garam, hipertensi, lansia, pengetahuan, perilaku, suku banjar

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: diet rendah garam, hipertensi, lansia, pengetahuan, perilaku, suku banjar
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Nur Hakidah Habibi
Tanggal Setoran: 21 Aug 2026 05:23
Last Modified: 21 Aug 2026 05:23
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4549

Actions (login required)

View Item View Item