TINJAUAN YURIDIS PENYALAHGUNAAN IDENTITAS DIGITAL DALAM PINJAMAN ONLINE

Willy Rengga Syahputra (2026) TINJAUAN YURIDIS PENYALAHGUNAAN IDENTITAS DIGITAL DALAM PINJAMAN ONLINE. PROGRAM STUDI SARJANA HUKUM FAKULTAS HUMANIORA UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
Skripsi_Willy Rengga Syahputra_11215762210052.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi finansial di Indonesia mendorong pertumbuhan layanan pinjaman online (fintech P2P lending) yang menawarkan kemudahan akses pembiayaan secara cepat dan praktis. Namun, pesatnya pertumbuhan tersebut tidak diimbangi dengan literasi keamanan digital masyarakat yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kejahatan siber berupa penyalahgunaan identitas digital. Kasus pencurian data KTP terhadap 26 warga di Jakarta Timur untuk pengajuan pinjaman tanpa izin menunjukkan adanya persoalan perlindungan data pribadi dan perlindungan konsumen di ruang digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai penyalahgunaan identitas digital dalam layanan pinjaman online serta bentuk perlindungan hukum bagi pemilik identitas digital yang menjadi korban penyalahgunaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (legal research) dengan sifat deskriptif-analitik. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan statute approach, conceptual approach, dan case approach. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan identitas digital dalam pinjaman online diatur melalui Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Identitas digital merupakan bagian dari data pribadi yang memperoleh perlindungan hukum. Perlindungan hukum dilakukan secara preventif melalui pengaturan, keamanan dan kerahasiaan data, serta secara represif melalui pengaduan, penyelesaian sengketa, dan penegakan hukum. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala pengawasan, penelusuran pelaku, dan pemahaman masyarakat mengenai hak subjek data. Simpulan: Perlindungan hukum terhadap korban penyalahgunaan identitas digital dalam pinjaman online belum optimal sehingga diperlukan penguatan pengawasan, penegakan hukum, dan mekanisme pemulihan korban yang lebih efektif dan memberikan kepastian hukum.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Identitas Digital; Perlindungan Data Pribadi; Pinjaman Online
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Fakultas: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Pengguna Penyetoran: S1 Willy Rengga Syahputra
Tanggal Setoran: 05 Oct 2026 00:55
Last Modified: 05 Oct 2026 00:55
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4979

Actions (login required)

View Item View Item