STUDI KELAYAKAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI BERDASARKAN DIAGRAM LINGKARAN KRITERIA KELAYAKAN MEDIS DI PUSKESMAS KAYU TANGI

Lintang Calista Salsabila (2026) STUDI KELAYAKAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI BERDASARKAN DIAGRAM LINGKARAN KRITERIA KELAYAKAN MEDIS DI PUSKESMAS KAYU TANGI. PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA TAHUN 2026.

[img] Text
Skripsi_Lintang Calista Salsabila_11194862210141_.pdf

Download (6MB)

Abstract

Studi Kelayakan Penggunaan Kontrasepsi Berdasarkan Diagram Lingkaran Kriteria Kelayakan Medis Di Puskesmas Kayu Tangi Lintang Calista Salsabila1*, Zulliati1 , Elvine Ivana Kabuhung1 , Laurensia Yunita1 1 Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia *email: [email protected] Abstrak Latar Belakang: Pemilihan metode kontrasepsi perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, riwayat penyakit, status reproduksi, dan faktor risiko akseptor. Roda KLOP merupakan alat bantu penapisan yang digunakan untuk menilai kelayakan medis penggunaan kontrasepsi berdasarkan kondisi individu. Tujuan: Mengidentifikasi kelayakan penggunaan kontrasepsi berdasarkan diagram lingkaran kriteria kelayakan medis (Roda KLOP) pada akseptor kontrasepsi di Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Metode:Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 250 pengguna kontrasepsi di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin, dengan sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik responden dan lembar checklist Roda KLOP. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil:Hasil penilaian menunjukkan bahwa metode kontrasepsi yang sedang digunakan oleh 25 responden (83,3%) termasuk kategori layak, sedangkan 5 responden (16,7%) termasuk tidak layak/perlu pertimbangan lebih lanjut. Pada metode kontrasepsi yang diinginkan atau direncanakan, seluruh responden sebanyak 30 orang (100,0%) memiliki metode yang dinyatakan layak. Seluruh responden (100,0%) juga memiliki alternatif metode kontrasepsi yang layak, sedangkan 4 responden (13,3%) memerlukan rujukan atau konsultasi lebih lanjut. Kesimpulan:Sebagian besar akseptor KB memiliki metode kontrasepsi yang sedang digunakan dalam kategori layak berdasarkan Roda KLOP. Penilaian kelayakan medis melalui Roda KLOP penting untuk mendukung skrining kondisi kesehatan dan pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai. Kata Kunci: akseptor, kelayakan medis, kontrasepsi, Roda KLOP

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Kontrasepsi; Roda klop; ibu pengguna kontrasepsi; puskesmas kayu tangi banjarmasin
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Lintang calista Salsabila
Tanggal Setoran: 30 Sep 2026 07:08
Last Modified: 30 Sep 2026 07:08
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4969

Actions (login required)

View Item View Item