Mia Rosdeawati (2026) PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA (Hylocereus Spp ) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 5 BANJARMASIN. PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA TAHUN 2026.
|
Text
SKRIPSI_MIA ROSDEAWATI_11194862210143. fix (2).pdf Download (2MB) |
Abstract
Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga (Hylocereus Spp ) terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMKN 5 Banjarmasin Mia Rosdeawati1*, Novita Dewi Iswandari1 , Frani Mariana 1 , Laurensia Yunita1 1Program Studi sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia *E-mail: [email protected] Abstrak Latar Belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri di Indonesia. Berdasarkan data WHO (2021), prevalensi anemia pada remaja putri secara global mencapai 29,9%. Di Indonesia, berdasarkan Riskesdas 2018 prevalensi anemia pada remaja usia 15-24 tahun adalah 32%, dan pada remaja putri di Kalimantan Selatan sebesar 38,7% berdasarkan data Dinkes Provinsi tahun 2022. Anemia pada remaja putri dapat disebabkan oleh menstruasi, kurangnya asupan zat besi, dan pola makan yang tidak seimbang. Dampak anemia meliputi penurunan konsentrasi belajar, mudah lelah, dan penurunan prestasi. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi dan vitamin C. Buah naga merah mengandung zat besi sebesar 0,65 mg/100 gram dan vitamin C 21 mg/100 gram yang dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dan meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMKN 5 Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 responden remaja putri yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi sudah menstruasi dan bersedia menjadi responden. Intervensi yang diberikan berupa jus buah naga merah sebanyak 100 ml selama 7 hari berturut-turut. Pengukuran kadar hemoglobin menggunakan Easy Touch GCHb. Data dianalisis menggunakan uji paired sample T-test dengan bantuan SPSS. Hasil: Rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian jus buah naga adalah 10,51 g/dL dan setelah pemberian meningkat menjadi 11,90 g/dL dengan selisih peningkatan 1,39 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan pemberian jus buah naga merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Disarankan agar konsumsi jus buah naga dapat dijadikan alternatif pencegahan anemia pada remaja putri. Kata Kunci: Jus Buah Naga Kadar Hemoglobin, Remaja Putri
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | Jus Buah Naga;Kadar Hemoglobin;Remaja Putri;SMKN 5 Banjarmasin |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Mia Rosdeawati |
| Tanggal Setoran: | 30 Sep 2026 06:49 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 06:49 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
