Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Sampo Dari Kombinasi Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Dan Ekstrak Teh Hijau (Camellia Sinensis) Sebagai Pencegah Kerontokan Rambut

Muhammad Sa'ban Busyairi Yusro (2026) Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Sampo Dari Kombinasi Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Dan Ekstrak Teh Hijau (Camellia Sinensis) Sebagai Pencegah Kerontokan Rambut. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
Skripsi Complete Muhammad Sa'ban Busyairi Yusro 11194762210746.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Kerontokan rambut (alopecia) merupakan masalah kesehatan dan estetika yang membutuhkan solusi aman berbasis bahan alam. Kombinasi ekstrak lidah buaya (Aloe vera) yang kaya nutrisi folikel dan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) yang mengandung EGCG sebagai penghambat 5α-reduktase berpotensi memberikan efek sinergis dalam mencegah kerontokan rambut saat diformulasikan dalam sediaan gel sampo yang stabil. Tujuan: Menentukan formulasi kombinasi ekstrak lidah buaya dan teh hijau terbaik serta menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap parameter sifat fisik dan stabilitas fisik sediaan gel sampo. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini merancang tiga formulasi gel sampo dengan variasi konsentrasi ekstrak lidah buaya dan teh hijau (F1 5%:3%, F2 3%:5%, F3 4%:4%). Evaluasi sifat fisik meliputi organoleptik, homogenitas, tinggi dan stabilitas busa, pH, viskositas, daya sebar, serta uji stabilitas dipercepat dengan metode sentrifugasi (3.000 rpm, 30 menit). Data kuantitatif dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil: Seluruh formulasi menghasilkan sediaan kental, beraroma khas teh, terdispersi homogen, serta tidak menunjukkan pemisahan fase pada uji sentrifugasi. Variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh signifikan secara statistik (p < 0,05) terhadap stabilitas busa (p = 0,007), pH (p = 0,001), viskositas (p = 0,000), dan daya sebar (p = 0,000). Formula III (F3) menghasilkan nilai viskositas tertinggi (2706 cP), daya sebar paling optimal (3,28 cm), pH terendah/paling aman (7,13), serta persentase stabilitas busa tertinggi (92,30%). Simpulan: Formula III (F3) dengan kombinasi konsentrasi ekstrak lidah buaya 4% dan ekstrak teh hijau 4% merupakan formulasi terbaik yang memenuhi seluruh parameter kriteria standar mutu dan stabilitas fisik sediaan gel sampo.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Kata Kunci: Gel Sampo, Lidah Buaya, Teh Hijau, Sifat Fisik.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Muhammad Sa'ban Busyairi Yusro
Tanggal Setoran: 23 Sep 2026 07:38
Last Modified: 23 Sep 2026 07:38
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4874

Actions (login required)

View Item View Item