EVALUASI PERESEPAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) TAMIANG LAYANG

Kristiyana Wahyu Ningsih (2026) EVALUASI PERESEPAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) TAMIANG LAYANG. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
final Skripsi Kristiyana Wahyu Ningsih.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan obat secara rasional merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. World Health Organization (WHO) menetapkan indikator peresepan sebagai alat evaluasi penggunaan obat yang meliputi rata-rata jumlah obat per resep, persentase penggunaan obat generik, persentase resep yang mengandung antibiotik, persentase resep yang mengandung sediaan injeksi, serta persentase penggunaan obat sesuai Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN). Tujuan: Mengevaluasi peresepan obat berdasarkan indikator World Health Organization (WHO) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif evaluatif dan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari 394 lembar resep pasien periode Januari–Desember 2025 yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling dan systematic random sampling. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan indikator peresepan WHO. Hasil: Rata-rata jumlah obat per resep sebesar 3,90 item, persentase penggunaan obat generik sebesar 69,01% persentase resep yang mengandung antibiotik sebesar 37,82%, persentase resep yang mengandung sediaan injeksi sebesar 46,70%, dan persentase penggunaan obat sesuai DOEN sebesar 66,80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator peresepan belum memenuhi standar WHO. Simpulan: Praktik peresepan obat di RSUD Tamiang Layang belum sepenuhnya memenuhi indikator World Health Organization (WHO). Oleh karena itu, evaluasi pola peresepan secara berkala diperlukan untuk mendukung penggunaan obat yang rasional serta meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Kata kunci: antibiotik; DOEN; indikator WHO; penggunaan obat rasional; peresepan obat

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: antibiotik; DOEN; indikator WHO; penggunaan obat rasional; peresepan obat
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Kristiyana Wahyu Ningsih
Tanggal Setoran: 21 Sep 2026 07:21
Last Modified: 21 Sep 2026 07:21
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4857

Actions (login required)

View Item View Item