Khairunnida (2026) IMPLEMENTASI KRITERIA STOPP-START PADA PENGGUNAAN OBAT PASIEN GERIATRI RAWAT INAP DI RSUD ULIN BANJARMASIN. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
SKRIPSI_Khairunnida_11194762210782 .pdf Download (14MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pasien geriatri berisiko tinggi mengalami ketidaktepatan penggunaan obat akibat perubahan fisiologis, multimorbiditas, dan polypharmacy. Kriteria STOPP–START versi 3 dapat digunakan untuk mengidentifikasi Potentially Inappropriate Medications (PIMs) dan Potential Prescribing Omissions (PPOs). Tujuan: Mengetahui tingkat kesesuaian peresepan obat pasien geriatri rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin berdasarkan kriteria STOPP–START versi 3 serta mengidentifikasi pola penggunaan obat, pola penyakit, dan kejadian PIMs serta PPOs. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional secara prospektif. Subjek penelitian adalah pasien geriatri rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu berusia ≥60 tahun, memiliki data rekam medis lengkap, serta menjalani rawat inap ≥48 jam, sedangkan pasien dengan diagnosis kanker, pasien yang menjalani tindakan operasi, dan pasien dengan data rekam medis yang tidak lengkap termasuk dalam kriteria eksklusi. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan kriteria STOPP–START versi 3. Hasil: Pola penggunaan obat pasien geriatri didominasi oleh golongan antihipertensi sebanyak 65 (16,4%), sedangkan pola penyakit didominasi oleh kelompok penyakit kardiovaskular sebanyak 81 (18,0%). Berdasarkan implementasi kriteria STOPP–START versi 3 ditemukan 40 kejadian PIMs dan 59 kejadian PPOs. Kriteria PIMs yang paling banyak ditemukan adalah B15 sebanyak 11 (27,5%) kejadian, sedangkan kriteria PPOs yang paling banyak adalah B2 sebanyak 22 (37,3%) kejadian. Hasil tersebut menunjukkan masih ditemukannya ketidaksesuaian peresepan obat pada pasien geriatri berdasarkan kriteria STOPP–START versi 3. Simpulan: Kriteria STOPP–START versi 3 mampu mengidentifikasi ketidaksesuaian peresepan obat berupa PIMs dan PPOs pada pasien geriatri, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam mengevaluasi penggunaan obat untuk mendukung terapi yang lebih rasional, efektif, dan aman. Kata kunci: geriatri, Potential Prescribing Omissions, Potentially Inappropriate Medications, STOPP–START versi 3.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | Geriatri; Potential Prescribing Omissions; Potentially Inappropriate Medications; STOPP–START versi 3 |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Khairunnida Khairunnida |
| Tanggal Setoran: | 21 Sep 2026 02:35 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
