Devina Aulia (2026) ANALISIS INDEKS GLIKEMIK EKSTRAK BUAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) SECARA IN VITRO MENGGUNAKAN METODE LUFF SCHOORL SEBAGAI POTENSI ANTIDIABETES. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI JURUSAN FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
Skripsi_Devina Aulia_11194762210817.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Salah satu upaya pengendalian kadar glukosa darah adalah melalui analisis indeks glikemik, yaitu parameter yang menggambarkan respons glukosa darah setelah mengonsumsi suatu bahan. Analisis indeks glikemik secara in vitro dilakukan melalui penentuan kadar gula pereduksi. Buah kelapa sawit berpotensi dikembangkan sebagai bahan alam. Tujuan: Menentukan kadar gula pereduksi ekstrak buah kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) menggunakan metode Luff Schoorl serta menganalisis potensi antidiabetes berdasarkan hasil analisis indeks glikemik secara in vitro. Metode: Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan in vitro yang dilaksanakan pada bulan April–Juni 2026 di Laboratorium Biologi Farmasi dan Laboratorium Kimia Universitas Sari Mulia, Banjarmasin. Ekstrak buah kelapa sawit diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 95%. Penetapan kadar gula pereduksi dilakukan dengan metode Luff Schoorl melalui titrasi iodometri, kemudian dihitung menggunakan tabel interpolasi Luff Schoorl berdasarkan SNI 01-2892-1992 sebagai dasar analisis indeks glikemik. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ekstrak buah kelapa sawit memiliki kadar gula pereduksi sebesar 1,2%. Berdasarkan analisis indeks glikemik secara in vitro, ekstrak buah kelapa sawit termasuk dalam kategori indeks glikemik rendah (<55), sehingga menunjukkan kemampuan yang rendah dalam meningkatkan kadar glukosa darah. Simpulan: Ekstrak buah kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) memiliki kadar gula pereduksi sebesar 1,2% dan termasuk dalam kategori indeks glikemik rendah, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan alam pendukung pengendalian kadar glukosa darah. Kata kunci: antidiabetes, elaeis guineensis jacq., gula pereduksi, indeks glikemik, metode luff schoorl.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | antidiabetes, elaeis guineensis jacq., gula pereduksi, indeks glikemik, metode luff schoorl. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Devina Aulia |
| Tanggal Setoran: | 15 Sep 2026 01:18 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 01:18 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4768 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
