UJI POTENSI ANTIKANKER KOMBINASI EKSTRAK KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa) DAN JAHE GAJAH (Zingiber officinale) MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

Agus Setiawan (2026) UJI POTENSI ANTIKANKER KOMBINASI EKSTRAK KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa) DAN JAHE GAJAH (Zingiber officinale) MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT). PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
Naskah skripsi Agus Setiawan...pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia sehingga diperlukan pengembangan kandidat agen antikanker yang lebih efektif, termasuk melalui pemanfaatan kombinasi bahan alam. Daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) mengandung flavonoid, sedangkan rimpang jahe gajah (Zingiber officinale) mengandung senyawa fenolik, terutama gingerol dan shogaol, yang diketahui memiliki aktivitas sitotoksik. Kombinasi kedua ekstrak diduga mampu menghasilkan efek sinergis sehingga meningkatkan aktivitas sitotoksik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi efek sinergisme kombinasi ekstrak daun karamunting dan rimpang jahe gajah sebagai kandidat agen antikanker menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap ini dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 di Laboratorium Biologi dan Laboratorium Farmakologi–Toksikologi Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia, Banjarmasin. Perlakuan terdiri atas ekstrak tunggal, kombinasi ekstrak pada empat rasio konsentrasi, kontrol negatif, dan kontrol pelarut. Data mortalitas larva Artemia salina dianalisis menggunakan regresi probit untuk menentukan nilai LC₅₀, dilanjutkan evaluasi sinergisme menggunakan Fractional Inhibitory Concentration Index (FICI), serta analisis statistik dengan uji Kruskal–Wallis dan Mann–Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun karamunting positif mengandung flavonoid, sedangkan ekstrak rimpang jahe gajah positif mengandung senyawa fenolik. Kombinasi ekstrak menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 5,31 ppm yang termasuk kategori sangat toksik, dengan nilai FICI sebesar 0,25 yang menunjukkan efek sinergis. Analisis statistik menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan (p<0,05). Kesimpuln: Kombinasi ekstrak daun karamunting dan rimpang jahe gajah berpotensi meningkatkan aktivitas sitotoksik dibandingkan ekstrak tunggal sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antikanker pada tahap skrining awal.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Kata kunci: Brine Shrimp Lethality Test, Efek sinergisme, FICI, Jahe gajah, Karamunting.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Agus Setiawan
Tanggal Setoran: 07 Sep 2026 06:05
Last Modified: 07 Sep 2026 06:05
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4678

Actions (login required)

View Item View Item