Maharani Fitria Sudarya (2026) HUBUNGAN PAPARAN INFORMASI MEDIA SOSIAL DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI APOTEK. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
Skripsi_Maharani Fitria Sudarya_11194762210785.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Media sosial menjadi salah satu sumber utama informasi kesehatan bagi masyarakat, termasuk pasien hipertensi. Kemudahan akses informasi dapat meningkatkan pengetahuan pasien, namun informasi yang tidak valid juga berpotensi mempengaruhi kepatuhan penggunaan obat antihipertensi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara paparan informasi media sosial dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di apotek. Tujuan: Menganalisis hubungan antara paparan informasi media sosial dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di apotek. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada 74 apotek. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner paparan informasi media sosial dan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman-Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat paparan informasi media sosial tinggi (56%) dan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi tinggi (55%). Hasil uji Spearman-Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi media sosial dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi (p <0,001) dengan koefisien korelasi sebesar 0,638 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan korelasi kuat. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi media sosial dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di apotek. Semakin tinggi paparan informasi media sosial, semakin tinggi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi. Kata Kunci: antihipertensi, apotek, hipertensi, kepatuhan penggunaan obat, media sosial.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | Antihipertensi; Apotek; Hipertensi; Kepatuhan Penggunaan Obat; Media Sosial |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Maharani Fitria Sudarya |
| Tanggal Setoran: | 03 Sep 2026 06:06 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 06:06 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
