Hubungan Karakteristik Pasien Terhadap Kekambuhan Skizofrenia dan Penggunaan Obat Antipsikotik Pasien Rawat Jalan di RSJ Sambang Lihum

Pipin Yuliawati (2026) Hubungan Karakteristik Pasien Terhadap Kekambuhan Skizofrenia dan Penggunaan Obat Antipsikotik Pasien Rawat Jalan di RSJ Sambang Lihum. PROGRAM SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
SKRIPSI PIPIN YULIAWATI.pdf.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan persepsi realitas, waham, halusinasi, dan penurunan fungsi sosial. Tingginya angka kekambuhan skizofrenia di RSJ Sambang Lihum menunjukkan perlunya evaluasi karakteristik pasien dan penggunaan obat antipsikotik untuk mendukung keberhasilan terapi. Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik pasien terhadap kekambuhan skizofrenia dan penggunaan obat antipsikotik pasien rawat jalan di RSJ Sambang Lihum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis pasien skizofrenia rawat jalan periode Januari–Desember 2025. Hasil: Penelitian ini dilakukan pada 317 pasien skizofrenia rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Berdasarkan karakteristik responden, sebagian besar pasien berada pada kelompok usia dewasa (20–59 tahun) sebanyak 295 orang (93,06%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 216 orang (68,14%), dan memiliki pendidikan terakhir SMP sebanyak 122 orang (38,49%). Berdasarkan karakteristik pekerjaan, mayoritas pasien tidak atau belum bekerja sebanyak 234 orang (73,82%), sedangkan kelompok lainnya bekerja sebagai wiraswasta, buruh/petani, PNS, dan nelayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia (p=0,011), pendidikan (p=0,001), pekerjaan (p=0,001), dan status pelayanan (p=0,002) memiliki hubungan signifikan dengan kekambuhan skizofrenia, sedangkan jenis kelamin (p=0,878) tidak berhubungan signifikan. Pada penggunaan obat antipsikotik, pendidikan (p=0,001), pekerjaan (p=0,001), dan status pelayanan (p=0,001) berhubungan signifikan, sedangkan usia (p=0,410) dan jenis kelamin (p=0,950) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Karakteristik pasien, terutama pendidikan, pekerjaan, dan status pelayanan, memiliki hubungan dengan kekambuhan skizofrenia dan penggunaan obat antipsikotik pada pasien rawat jalan di RSJ Sambang Lihum. Kata Kunci: karakteristik pasien, obat antipsikotik, skizofrenia

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: karakteristik pasien, obat antipsikotik, skizofrenia
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Pipin Yuliawati
Tanggal Setoran: 31 Aug 2026 02:23
Last Modified: 31 Aug 2026 02:23
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4591

Actions (login required)

View Item View Item