Salwa Nur Ilahiya (2026) Formulasi dan Evaluasi Skin Nano-Patch Ekstrak Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) sebagai Antiinflamasi. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
Skripsi_Salwa Nur Ilahiya_11194762210759.pdf Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Inflamasi merupakan respons biologis tubuh terhadap cedera, infeksi, maupun paparan agen asing yang ditandai dengan kemerahan, panas, pembengkakan, nyeri dan gangguan fungsi jaringan. Penggunaan obat antiinflamasi sintetik dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan berbagai efek samping, sehingga pengobatan berbasis bahan alam menjadi alternatif yang lebih aman. Daun senggani (Melastoma malabathricum L.) diketahui mengandung flavonoid, tannin dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi optimum skin nano-patch ekstrak daun senggani serta mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi polimer HPMC dan Ethyl Cellulose terhadap karakteristik fisikokimia dan penetrasi in-vitro sediaan. Metode: Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi nanopartikel dan dicetak menjadi patch. Formula dibuat dengan variasi konsentrasi HPMC dan Ethyl Cellulose, yaitu F1 (1:1), F2 (1:3), F3 (3:1) dan F4 (4:1). Evaluasi meliputi uji organoleptis, pH, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat, kelembapan, dan uji penetrasi menggunakan sel difusi Franz. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan uji organoleptis, pH, keseragaman bobot, dan ketahanan lipat. Pada uji ketebalan dan kelembapan, hanya formula F4 yang memenuhi persyaratan patch. Formula F4 juga menunjukkan profil penetrasi tertinggi sebesar 5,845% pada waktu 180 menit. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor waktu berpengaruh signifikan terhadap penetrasi zat aktif (p=0,005), sedangkan variasi formula tidak berpengaruh signifikan (p=0,554). Simpulan: Formula F4 merupakan formulasi paling optimal dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan transdermal antiinflamasi. Variasi kombinasi HPMC dan Ethyl Cellulose tidak memberikan pengaruh nyata terhadap penetrasi zat aktif skin nano-patch ekstrak daun senggani. Kata Kunci: antiinflamasi, ethyl cellulose, hydroxypropyl methylcellulose, senggani, skin nano-patch.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | Antiinflamasi; Ethyl Cellulose; Hydroxypropyl Methylcellulose; Senggani; Skin Nano-Patch |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Salwa Nur Ilahiya |
| Tanggal Setoran: | 20 Aug 2026 08:50 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 08:50 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4545 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
