Febbi Riska Erpianti (2026) IDENTIFIKASI RISIKO GANGGUAN MUSKULOSKELETAL MENGGUNAKAN METODE NORDIC BODY MAP PADA PEKERJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM. PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SARIMULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
Skripsi_ Identifikasi _ Febbi _Riska_Erpianti_Teknik_Industri.pdf Download (6MB) |
Abstract
Latar Belakang: Aktivitas kerja pada industri pengecoran logam umumnya melibatkan pekerjaan fisik yang cukup berat, seperti mengangkat material, melakukan gerakan berulang, dan bekerja dengan posisi tubuh yang kurang sesuai secara ergonomis. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja (GOTRAK) yang berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas pekerja. Oleh sebab itu, diperlukan identifikasi risiko gangguan muskuloskeletal menggunakan metode Nordic Body Map (NBM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja industri pengecoran logam di PT. Mohusindo dengan menggunakan metode Nordic Body Map. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta penyebaran kuesioner Nordic Body Map kepada 34 pekerja yang berasal dari divisi foundry, machine, dan fabrikasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat keluhan muskuloskeletal yang dialami pekerja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada bagian tubuh tertentu, terutama punggung bawah, leher, bahu, lengan, dan kaki. Keluhan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang, penggunaan tenaga fisik yang tinggi, serta postur kerja yang kurang ergonomis. Divisi foundry menjadi bagian kerja dengan tingkat risiko paling tinggi dibandingkan dengan divisi lainnya. Kesimpulan: Pekerja pada industri pengecoran logam memiliki risiko gangguan muskuloskeletal pada tingkat sedang hingga tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian melalui penerapan prinsip ergonomi, perbaikan metode kerja, penggunaan alat bantu, serta pengaturan waktu istirahat agar keselamatan dan produktivitas kerja dapat meningkat. Kata Kunci: Ergonomi, Gotrak, Nordic Body Map, Risiko Muskuloskeletal, Industri Pengecoran Logam.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | Ergonomi;Gotrak;Nordic Body Map;Risiko Muskuloskeletal; Industri Pengecoran Logam. |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Fakultas: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI |
| Pengguna Penyetoran: | Febbi Riska Erpianti |
| Tanggal Setoran: | 30 Jul 2026 02:22 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:22 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
