Hubungan Tingkat Literasi Teknologi Perawat dengan Kualitas Pelayanan Pasien di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin

Aurora Lady Okta Filiandini (2026) Hubungan Tingkat Literasi Teknologi Perawat dengan Kualitas Pelayanan Pasien di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin. PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2025.

[img] Text
DOC-20260824-WA0005.pdf

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi kesehatan yang masif pasca pandemi menuntut rumah sakit melakukan transformasi digital secara menyeluruh. Perawat sebagai garda terdepan dengan intensitas interaksi tertinggi selama 24 jam, wajib menguasai teknologi guna mendukung efisiensi pelayanan dan keselamatan pasien. Namun, variasi kemampuan literasi teknologi dikalangan perawat berisiko memperlambat proses asuhan keperawatan, meningkatkan kesalahan dokumentasi klinis, dan menutrunkan kualitas mutu pelayanan rumah sakit. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat literasi teknologi perawat dengan kualitas pelayananan pasien di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin. Metode: Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 75 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Nursing Informatics Competency Assesment Tool (NICAT) untuk variabel literasi teknologi dan kuesioner Servqual untuk kualitas pelayanan. Data literasi teknologi diklasifikasikan menjadi pemula (30), pemula lanjutan (31-59), kompeten (60-89), sangat kompeten (90-119), ahli (120-150). Sementara data terkait kualitas pelayanan diklasifikasikan menjadi tidak puas (<0) dan puas (>0). Analisis data dilakukan dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil: Berdasarkan karakteristik responden mayoritas perawat pelaksana di ruang rawat inap adalah perempuan (80,0%), berada pada kelompok usia produktif 21-25 tahun (45,3%), memiliki masa kerja baru <5 tahun (72,0%), dengan latar belakang pendidikan terbanyak DIII Keperawatan (57,3%). Sebagian besar perawat memiliki tingkat literasi teknologi pada kategori kompeten sebanyak 57 responden (76,0%) dan kategori sangat kompeten sebanyak 18 responden (24,0%). Kualitas pelayanan berdasarkan persepsi perawat menghasilkan data yang homogen, di mana seluruh responden (100,0%) menyatakan puas terhadap mutu pelayanan yang diterima di ruang rawat inap. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji spearman rank bahwa nilai signifikasi yaitu 0,000 (<0,05), maka dinyatakan bahwa adanya hubungan literasi teknologi perawat dengan kualitas pelayanan pasien. Simpulan: Ada hubungan antara literasi teknologi perawat dengan kualitas pelayanan pasien di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: Literasi teknologi, kualitas pelayanan, peawat, rumah sakit
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Aurora Lady Okta Filiandini
Tanggal Setoran: 24 Aug 2026 05:53
Last Modified: 24 Aug 2026 05:53
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4431

Actions (login required)

View Item View Item