Dela Puspita (2026) HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN PERILAKU SELF CARE MANAGEMENT DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PELAMBUAN KOTA BANJARMASIN. PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.
|
Text
SKRIPSI DELA PUSPITA CEK.pdf Download (3MB) |
Abstract
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN PERILAKU SELF CARE MANAGEMENT DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PELAMBUAN KOTA BANJARMASIN Dela Puspita1*,Onieqie Ayu Dhea Manto1, Rifa’atul Mahmudah2 Umi Hanik Fetriyah1 1Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia 2Program Studi Profesi Ners, Fakultas Kesehatan , Universitas Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia *E-mail: dela47967@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit ganguan metabolisme kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita melalui berbagai komplikasi, gaya hidup tidak sehat perilaku perawatan diri yang buruk serta sosial ekonomi sering di kaitan dengan tingkat aktivitas fisik pasien dalam menggelola penyakitnya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dan perilaku self care management dengan aktivitas fisik pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pelambuan Banjarmasin Metode: Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 41 responden dipilih mengunakan tehnik purposive sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner kapuswamy socioeconomy scale, self care management dan kuesioner aktivitas fisik. Analisis data dilakukan dengan mengunakan uji pearson. Hasil: Sebagian besar sosial ekonomi yang dimiliki dalam ketagori kurang (92,7%) perilaku self care management cukup (58,5%) dan tingkat aktivitas fisik rendah (75,7%). tidak ada hubungan yang signifikan antara sosial ekonomi dan aktivitas fisik (0,812>0,05) dan tidak terdapat hubungan antara self care management dan aktivitas fisik(0,684>0,05). Simpulan: Kondisi ekonomi yang terbatas serta self care management yang cukup belum mampu mendorong peningkatan aktivitas fisik secara signifikan pada pasien DM Tipe 2. Pentingnya pendekatan oleh tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi yang lebih inovatif untuk memotivasi agar tetap aktif secara fisik guna menjaga kualitas hidup mereka.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkontrol: | : aktivitas fisik, diabetes melitus tipe 2, self care management, sosial ekonomi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Fakultas: | FAKULTAS KESEHATAN |
| Pengguna Penyetoran: | Dela Puspita |
| Tanggal Setoran: | 20 Jul 2026 03:55 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:55 |
| URI: | http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4423 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
