HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PENGOBATAN PENYAKIT PAROTITIS EPIDEMIKA DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR DI WILAYAH KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN

Julianti Fatricia Maya (2026) HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PENGOBATAN PENYAKIT PAROTITIS EPIDEMIKA DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR DI WILAYAH KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN. PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAN KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2026.

[img] Text
SKRIPSI JULIANTI FATRICIA MAYA_11194762210824.pdf

Download (4MB)

Abstract

Parotitis epidemika (gondongan) merupakan penyakit menular yang memerlukan penanganan tepat, namun masyarakat cenderung melakukan swamedikasi atau pengobatan non-farmakologi karena menganggapnya ringan. Tujuan: Menganalisis hubungan sikap, norma subjektif, kontrol perilaku dipersepsikan, dan niat dengan perilaku pengobatan parotitis epidemika menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Penelitian ini melibatkan 100 responden dengan mayoritas responden memilih pengobatan non-farmakologi (94%). Berdasarkan uji prasyarat normalitas, data skor diketahui tidak normal (p=0,001) sehingga pengategorian menggunakan nilai median. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara sikap (p=0,047; Cramer’s V=0,198) dan kontrol perilaku dipersepsikan (p=0,003 ; Cramer’s V=0,292) dengan niat berobat, serta hubungan signifikan antara niat dengan perilaku pencarian pengobatan (p=0,030; Cramer’s V=0,217). Sebaliknya, norma subjektif tidak berhubungan signifikan dengan niat (p=0,233). Simpulan: Konstruk TPB (sikap, kontrol perilaku, dan niat) berhubungan signifikan dengan perilaku pengobatan parotitis epidemika, sedangkan norma subjektif tidak berhubungan signifikan. Meskipun masyarakat memiliki niat kuat untuk berobat ke fasilitas kesehatan, terdapat fenomena intention-behavior gap yang besar di mana tindakan nyata tetap didominasi oleh pengobatan non-farmakologi akibat faktor kebiasaan lingkungan sekitar.

Item Type: Skripsi
Kata Kunci Tidak Terkontrol: parotitis epidemika, perilaku pengobatan, theory of planned behavior.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: FAKULTAS KESEHATAN
Pengguna Penyetoran: Julianti Fatricia Maya
Tanggal Setoran: 14 Jul 2026 07:21
Last Modified: 14 Jul 2026 07:21
URI: http://repository.unism.ac.id/id/eprint/4417

Actions (login required)

View Item View Item